PENGARUH PEMBERIAN TEPUNG KEONG MAS DENGAN DOSIS YANG BERBEDA TERHADAP PERTUMBUHAN IKAN SIDAT (Anguilla bicolor)

Authors

  • Afra Nur Faridah University of Prof. Dr. Hazairin, SH
  • Yulfiperius Yulfiperius University of Prof. Dr. Hazairin, SH
  • Andriyeni Andriyeni University of Prof. Dr. Hazairin, SH

DOI:

https://doi.org/10.32663/ja.v16i2.484

Keywords:

eel fish, feed, growth, snail flour

Abstract

The purpose of this study was to determine the appropriate dosage of snail flour in fish feed for eel fish growth.This research was conducted in April - June 2017 which is located in Margasakti Village, Padang Jaya, North Bengkulu. The design used was Completely Randomized Design with 4 treatments and 6 replications.The treatment tested in this study was 58 gr/kg, 59/kg, 60/kg, and 61/kg grain snack dose.Containers used in the form of tarpaulins contained 24 containers. The test fish used amounted to 6 fish/containers. Parameters observed include growth of length and weight, feed conversion, feed efficiency, and survival.The results showed that giving of snail flour with different dose significantly influence to growth of length and weight, feed conversion, and feed efficiency.While on survival has no real effect. The proper dosage of snail flour for long and heavy growth, feed conversion, feed efficiency is60 gr/kg feed.

References

Affandi, R.2005.Strategi Pemanfaatan Sumberdaya Ikan Sidat, Anguilla sp di Indonesia. Jurnal Ichtiologi Indonesia. Vol 5(2).
Dewantoro, G.W. 2001. Fekunditas dan produksi larva pada ikan cupang (Betta splendens Regan) yang berbeda umur dan pakan alaminya. Fakultas Biologi, Universitas Nasional Jakarta. Jurnal Iktiologi Indonesia, l. (2): 49 – 52.
Djajasewaka. 1990. Pakan Ikan. Penerbit Yasaguna. Jakarta.
Effendi, I. N.J. Bugri, dan Widanarni. 2006. Pengaruh padat penebaran terhadap kelangsungan hidup dan pertumbuhan benih ikan gurami Osphronemus gouramy. ukuran 2 cm. Jurnal Akuakultur Indonesia, 5(2): 127-135.
Hanafiah .A. K. 2010. Rancangan Percobaan. Fakultas Pertanian Sriwijaya Palembang. Rajawali pers. Edisi Ketiga..
Harianti I.2005.Rekayasa Lingkungan Untuk Memacu Perkembangan Ovarium Ikan Sidat (Anguilla bicolor). J Oceanol limnol Indones. No. 37:25-41
Haryono. 2008. Sidat, belut bertelinga: Potensi dan Aspek Budidayanya. Fauna Indonesia. Vol 8(1):22-26.
Mulis. 2015. Pembesara Benih Ikan Sidat dengan Jenis Pakan yang Berbeda. Jurnal Ilmiah Perikanan dan Kelautan. Volume 3 (1).
Nawami. 2013. Penggunaan Sistem Bioremediasi pada Media Budidaya Ikan Sidat (Anguilla sp). Jurnal Galung Tropika. Vol 2(2):116-122.
Prihadi, D,J. 2007. Pengaruh Jenis dan Waktu Pemberian Pakan Terhadap Tingkat Kelangsungan Hidup dan Pertumbuhan Kerapu Macan (Epinephelus fuscoguttatus) dalam Keramba Jaring Apung di Balai Budidaya Laut Lampung. Jurnal Akuakultur Indonesia 493-953-1. Bandung.
Rukmana dan Rahmat. 2003. Budidaya dan Pasca Panen Lele Dumbo. Agromedia. Jakarta.Safitri, A. 2014. Kinerja Pertumbuhan Ikan Sidat Anguilla bicolor Stadia Yellow Eel ynag Diberi Pakan Pasta Dengan Sumber Protein Berbeda. Bogor. Institut Pertanian Bogor.
Sarwono, B. 2011. Budidaya Belut dan Sidat. Penebar Swadaya.Jakarta.
Sasongko A, dkk. 2007.Sidat. Penebar Swadaya.Jakarta.
Tarigan, SJB. 2008. Pemanfaatan Tepung Keong Mas sebagai Substitusi Tepung Ikan dalam Ransum terhadap Performans Kelinci Jantan Lepas Sapih. Medan. Universitas Sumatra Utara.
Yulfiperius. 2014. Nutrisi Ikan. PT Rajagrafindo Persada.Depok

Published

2018-12-25

Issue

Section

Articles

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >>