IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PROGRAM MAKAN BERGIZI GRATIS DALAM MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT MISKIN
DOI:
https://doi.org/10.32663/qcy98r21Keywords:
Makanan Bergizi Gratis, Kemiskinan, Kesejahteraan, Kebijakan SosialAbstract
Penelitian Kebijakan makanan bergizi gratis merupakan salah satu inovasi kebijakan sosial yang mulai digalakkan di Indonesia sebagai respons terhadap tingginya angka kemiskinan dan masalah gizi yang masih membayangi sebagian besar masyarakat. Program ini hadir untuk memastikan akses pangan bergizi bagi kelompok rentan seperti anak sekolah, ibu hamil, ibu menyusui, serta balita, dengan tujuan utama memperkuat ketahanan gizi sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi kebijakan program makan bergizi gratis dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif berbasis data sekunder. Data yang dianalisis mencakup dokumen resmi pemerintah, laporan kebijakan, publikasi lembaga independen, survei opini publik, serta hasil penelitian terdahulu. Hasil analisis menunjukkan bahwa program ini memiliki dampak positif dalam meringankan beban ekonomi rumah tangga miskin, meningkatkan akses gizi anak-anak, dan memperkuat upaya penanggulangan stunting, serta mendukung kualitas pendidikan melalui peningkatan konsentrasi belajar siswa. Namun, program juga menghadapi berbagai tantangan, antara lain keterbatasan variasi menu, distribusi yang belum merata, kualitas makanan, potensi korupsi, hingga kasus keracunan massal yang menurunkan kepercayaan masyarakat, serta tata kelola yang memerlukan evaluasi berkelanjutan. Oleh karena itu, keberhasilan program ini sangat bergantung pada tata kelola, pengawasan, dan keterlibatan aktor lokal. Studi ini menegaskan bahwa kebijakan makanan bergizi gratis tidak hanya berperan sebagai intervensi kesehatan, tetapi juga strategi sosial untuk memperkuat kesejahteraan masyarakat miskin.

