IMPLMENTASI KEBIJAKAN PENYALURAN BEASISWA ANAK ASUH EKS LOKALISASI DINAS SOSIAL KOTA SURABAYA
DOI:
https://doi.org/10.32663/1vjger74Kata Kunci:
Policy Implementation, Education, Former Localization ScholarshipAbstrak
Program Beasiswa Anak Asuh untuk Bekas Daerah Lokalisasi telah berjalan cukup lama, namun dalam pelaksanaannya perlu dilakukan penilaian untuk menentukan bagaimana kebijakan tersebut diimplementasikan dan faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilannya. Program ini dibuat sebagai bentuk kompensasi oleh Pemerintah Kota Surabaya bagi masyarakat yang terdampak penutupan daerah lokalisasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses penyaluran Beasiswa Bekas Daerah Lokalisasi dan apakah telah efektif bagi masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan melakukan wawancara mendalam dengan Dinas Sosial, penerima Beasiswa Bekas Daerah Lokalisasi, observasi, dan dokumentasi, serta analisis informasi faktual mengenai bentuk proses pelaksanaan kebijakan Beasiswa Bekas Daerah Lokalisasi di Surabaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan Kebijakan Penyaluran Beasiswa Anak Asuh untuk Bekas Daerah Lokalisasi di Dinas Sosial Kota Surabaya telah berjalan dengan baik; program tersebut memiliki target yang jelas dan mampu memberikan manfaat bagi penerima manfaat. Studi ini masih menemukan beberapa kendala dalam implementasi kebijakan, seperti keterbatasan pemahaman sebagian anggota masyarakat mengenai mekanisme program, pemanfaatan bantuan yang belum sepenuhnya sesuai dengan tujuan pendidikan, serta kondisi sosial dan ekonomi keluarga penerima manfaat yang beragam. Program ini tidak lagi menerima penerima manfaat baru dan hanya melanjutkan kebijakan yang telah diterapkan sebelumnya, oleh karena itu penting untuk meneliti implementasi kebijakan dalam pelaksanaannya.