DETERMINAN PERTUMBUHAN INKLUSIF DI PULAU SUMATERA
DOI:
https://doi.org/10.32663/hrwb7k30Keywords:
Pertumbuhan Inklusif, Pengeluaran Pemerintah, Pendidikan, Investasi, Regeresi Data PanelAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Pengeluaran Pemerintah, Pendidikan, dan Investasi terhadap Pertumbuhan Inklusif di Sumatera pada periode 2019 hingga 2024. Metode analisis yang digunakan adalah regresi data panel dengan pendekatan Fixed Effect Model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga variabel independen berpengaruh signifikan, dengan nilai R-Square sebesar 54,23%. Secara parsial, Pengeluaran Pemerintah memiliki pengaruh positif dan signifikan. Ini menunjukkan bahwa alokasi anggaran belanja publik telah efektif dalam mendorong pembangunan yang merata. Sebaliknya, Pendidikan berpengaruh negatif yang mengindikasikan adanya ketidaksesuaian antara output dunia pendidikan dan kebutuhan pasar kerja lokal, yang memicu pengangguran terdidik. Variabel Investasi juga menunjukkan pengaruh negatif dan signifikan, mencerminkan bahwa arus modal yang masuk ke Sumatera masih didominasi oleh sektor padat modal dan belum optimal dalam menyerap tenaga kerja lokal. Pemerintah daerah di Sumatera direkomendasikan untuk meningkatkan kualitas belanja publik, menyelaraskan kurikulum pendidikan dengan industri lokal, serta merumuskan regulasi insentif bagi investasi yang bersifat padat karya untuk mengurangi ketimpangan ekonomi.