PENGARUH SELF-COMPASSION DAN STATUS GIZI TERHADAP TINGKAT STRES PADA REMAJA PUTRI

Penulis

  • Rochmawati Rochmawati Gunadarma

DOI:

https://doi.org/10.32663/psikodidaktika.v11i1.5594

Kata Kunci:

self-compassion, status gizi, tingkat stres, remaja putri, kesehatan mental

Abstrak

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh self-compassion dan status gizi terhadap tingkat stres pada remaja putri di Universitas Gunadarma tahun 2025. Stres merupakan masalah kesehatan mental yang banyak dialami remaja putri, namun determinan psikologis dan fisiknya jarang dikaji secara bersamaan. Desain penelitian kuantitatif cross-sectional diterapkan pada 188 mahasiswi berusia 18–24 tahun yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan Self-Compassion Scale (SCS, 26 item), Perceived Stress Scale (PSS-10), dan pengukuran Indeks Massa Tubuh (IMT), lalu dianalisis dengan uji Chi-Square dan regresi logistik ordinal pada α = 0,05. Sebagian besar responden mengalami stres sedang (51,1%), memiliki self-compassion sedang (67,6%), dan status gizi normal (62,2%). Hasil regresi logistik ordinal menunjukkan self-compassion berpengaruh signifikan terhadap tingkat stres (p < 0,05), sedangkan status gizi tidak signifikan (p > 0,05); model menjelaskan 12,2% variasi stres (Nagelkerke R² = 0,122). Dengan demikian self-compassion merupakan faktor protektif yang bermakna terhadap stres pada remaja putri dan mendukung intervensi psikososial berbasis belas kasih diri dalam praktik kebidanan komunitas.

Referensi

Unduhan

Diterbitkan

2026-06-30