RESPONS PERTUMBUHAN DAN HASIL KEMBANG KOL(Brassica oleracea, L var. botrytis) DATARAN RENDAH TERHADAP SISTEM BUDIDAYA PADA LAHAN PODZOLIK

  • Nurlianti Pertiwi Universitas Prof. Dr. Hazairin, SH
  • Ejo Imandeka Poltek Kemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM

Abstract

The aim of this research is to examine the response of lowland Cauliflower plants cultivated in PMK land using bokhasi palm fronds as an effort to improve PMK land. Another goal is to reduce the use of chemical fertilizers in Cauliflower cultivation so that it is expected to reduce production costs. The study was conducted in Pintu Batu sub-district, Teluk Segara sub-district, Bengkulu city with a height above sea level of 10 m, in May to August 2018 the method used was a one-factor Randomized Completely Block Design (RCBD) with 3 replications. The treatments given consisted of 3 systems namely organic cultivation, semi-organic cultivation, and conventional cultivation. The results showed a significant effect of the cultivation system treatment on the growth and yield of Cauliflower plants. Conventional and semi-organic and organic cultivation show significant differences in the growth variable, which are leaf area and wet weights and yield variables, ie crop wet weight. The average crop weight obtained in conventional cultivation is 416 g / plant significantly different from the crop weight produced in semi-organic cultivation is 243 g / plant. Semi-organic cultivation of plant growth is not uniform compared to conventional cultivation which is relatively uniform so that harvest time can be done more than once.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Badan Pusat Statistik. (2015). Luas Areal dan Produksi Perkebunan Besar Swasta menurut Lokasi, Komoditi dan Keadaan Tanaman. BPS Provinsi Bengkulu tahun 2013.
Chairani, Zulia, C., Zulfika. (2017). Respon Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Kubis Bunga(Brassica Oleracea Var. Botrytis L.) terhadap Aplikasi Bio-7 dan Pupuk Kandang Kambing Di Polibag. J. Penelitian Pertanian Bernas 13(1)
Dewanto, F.G., Londok, J.J.M.R., Tuturoong, R.A.V. dan Kaunang W.B. (2013). Pengaruh Pemupukan Anorganik dan Organik Terhadap Produksi Tanaman Jagung sebagai Sumber Pakan. J. Zooetek. 32(5): 1-8.
Ichwan, B. (2007). Pengaruh Dosis Trichokompos terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Cabe Merah (Capsicum Annuum L). J. Agronomi Vol. 11 No. 1,
Juniadi. (2015). Teknis Budidaya Bunga Kol Putih. Balai Besar Pelatihan Pertanian Lembang,http://www.bbpp-lembang.info/index.php/teknis-budida. diakses 16Sep 2019
Kindo, SS, Singh, D. (2018).Varietal Evaluation of cauliflower (Brassica oleracea L. var. Botrytis) under agro-climatic condition of Allahabad.Intern. J. Pure App Biosci 6(1): 672-677.
Mujiyati dan Supriyadi. (2009). Effect of Manure and NPK to Increase Soil Bacterial Population of Azotobacter and Azospirillus in Chili (Capsicum annum) Cultivation. J. Bioscience. 1(2): 59-64.
Muslimah. (2015). Dampak Pencemaran Tanah dan Langkah Pencegahan. J. Risamudra 2(1)
Nurrohman, M., Suryanto, A., Puji, K. (2014). Penggunaan Fermentasi Paitan (Tithonia diversifolia L.) dan Kotoran Kelinci Cair sebagai Sumber Hara pada Budidaya Sawi Brassica juncea L.) secara Hidroponik Rakit Apung. J Produksi Tanaman 2(8):649-657
Nurlianti dan Prihanani. (2015). Pengaruh Komposisi Bahan Dasar Bokhasi Plus dan Intensitas Naungan Terhadap Pertumbuhan awal Tanaman Jahe. J. Agroqua. Vol. 13(2): 46-57
Nurlianti & Prihanani. (2016). Respon Pertumbuhan Selederi Pada Budidaya Organik terhadap Penggunaan Jenis Naungan dan Media Tanam. J. Agroqua. Vol. 14(2):60-67
Prasetyo, B.H dan Suriadikarta, D.A. (2006). Karakteristik, Potensi, dan Teknologi Pengelolaan Tanah Ultisol Untuk Pengembangan Pertanian Lahan Kering Di Indonesia, J. Litbang Pertanian, 25(2).
Rovi'ati, A., Muliati, E.S., Harjoko, D. (2019). Respon Kembang Kol Dataran Rendah terhadap Kepekatan Nutrisi pada Floating Hydroponik System Termodifikasi. J. Agrosains 21(1): 11-15
Rahayu, Y,S., Netti, N., Endah,F., Agustriani, R.S. (2011). Pengaruh Kombinasi Dosis Pupuk Nitrogen dan Pupuk Kandang Sapi Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kembang Kol (Brassica Oleraceae Var Botrytis L) Sub Var Cauliflora Kultivar Pm 126 F1 Di Dataran Rendah Pada Musim Kemarau. Faperta Unsika Kerawang.
Utami, M., Nawawi, M., Maghfoer, D. (2016). Respon Tanaman Kubis Bunga (Brassica Oleracea Var. Botrytis L.) Yang Ditanam Pada Lahan Setelah Tanaman Terong (Solanum Melongena L.) Yang Diperlakukan Dengan Aplikasi Berbagai Kombinasi Sumber N Dan Em4. J. Produksi Tanaman 4(7)
Yuwono, N.W. (2009). Membangun Kesuburan Tanah di Lahan Marginal. J. Ilmu Tanah dan Lingkungan l9(2):137-141.
Yulia, A.E., Murniati dan Fatimah. (2011). Aplikasi Pupuk Organik pada Tanaman Caisim untuk Dua Kali Penanaman. J. SAGU 10(1):14-19.
Yanto, H., Tusi A, Triyono S. (2014). Aplikasi Sistem Irigasi Tetes pada Tanaman Kembang Kol (Brassica oleracea Var. Botrytis L. Subvar.Cauliflora DC) dalam Greenhouse. J. Teknik Pertanian Lampung 3 (2): 141-154.
Published
2020-01-02
How to Cite
PERTIWI, Nurlianti; IMANDEKA, Ejo. RESPONS PERTUMBUHAN DAN HASIL KEMBANG KOL(Brassica oleracea, L var. botrytis) DATARAN RENDAH TERHADAP SISTEM BUDIDAYA PADA LAHAN PODZOLIK. Jurnal Agroqua: Media Informasi Agronomi dan Budidaya Perairan, [S.l.], v. 17, n. 2, p. 108-114, jan. 2020. ISSN 2598-4071. Available at: <https://journals.unihaz.ac.id/index.php/agroqua/article/view/667>. Date accessed: 23 jan. 2020. doi: https://doi.org/10.32663/ja.v17i2.667.