PENGARUH SUHU PERMUKAAN LAUT TERHADAP HASIL TAGKAPAN IKAN CAKALANG DI PERAIRAN KOTA BENGKULU

  • Zulkhasyni Zulkhasyni Fakultas Pertanian Universitas Prof. Dr. Hazairin, SH Bengkulu

Abstract

Perairan Laut Bengkulu merupakan bagian wilayah Perairan Laut Indonesia yang terletak di pantai barat Sumatra. Sejauh ini belum ada informasi secara pasti tentang pengaruh kondisi oseanografi atau parameter perairan laut Bengkulu terhadap produktivitas hasil tangkapan ikan cakalang. Tujuan
penelitian ini untuk melihat pengaruh Suhu Permukaan Laut terhadap hasil tangkapan ikan cakalang di perairan Bengkulu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan analisis secara deskriptif dan analisis regresi linier sederhana. Data suhu permukaan laut (SPL) berasal dari MODIS selama 5 tahun dari tahun 2003 sampai dengan tahun 2007. Data hasil tangkapan ikan cakalang dari tahun 2003 sampai dengan 2007 yang diperoleh dari Tempat Pendaratan Ikan (TPI) Pulau Baii Bengkulu. Hasil penelitian menunjukan secara umum rata-rata suhu permukaan laut di perairan Bengkulu berkisar antara 28,18 oC - 29.09 oC, suhu tertinggi terdapat pada bulan Mei dan suhu terendah terdapat pada bulan September. Rata-rata hasil tangkapan ikan cakalang adalah 125.16 kg -225.42 kg dengan hasil tertinggi terdapat pada bulan Februari dan hasil tangkapan terendah terdapat pada bulan Oktober. Terdapat hubungan yang jelas antara suhu permukaan laut dengan hasil tangkapan karena mempunyai korelasi person yang cukup kuat. 


Kata kunci: Suhu Permukaan Laut, Ikan Cakalang dan Perairan Kota Bengkulu 

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2017-04-23
How to Cite
ZULKHASYNI, Zulkhasyni. PENGARUH SUHU PERMUKAAN LAUT TERHADAP HASIL TAGKAPAN IKAN CAKALANG DI PERAIRAN KOTA BENGKULU. Jurnal Agroqua: Media Informasi Agronomi dan Budidaya Perairan, [S.l.], v. 13, n. 2, p. 68-73, apr. 2017. ISSN 2598-4071. Available at: <https://journals.unihaz.ac.id/index.php/agroqua/article/view/17>. Date accessed: 05 july 2020.