Tingkat Pemahaman Peserta Didik Pada Wilayah Rawan Bencana Gempa Bumi Zona Tinggi Di Kota Bengkulu

  • Fevi Wira Citra Universitas Prof Dr Hazairin SH
  • Edwar Edwar Universitas Prof Dr Hazairin SH
  • Warsa Sugandi Universitas Prof Dr Hazairin SH

Abstract

Bengkulu berada pada wilayah rawan bencana gempa tinggi dan menengah diakibatkan dari wilayah Bengkulu yang terletak pada titik pertemuan lempeng tektonik, Samudra Hindia, dan Lempang Tektonik Asia pada wilayah pesir pantai di wilayah Kota Bengkulu.  Gempa yang terjadi diwilayah Bengkulu adalah jenis gempa yang diakibatkan oleh gempa di laut disebabkan oleh adanya aktivitas subduksi lempeng Eurasia tepatnya di zona megathrust. Gempa yang terjadi di Bengkulu dalam kurun 3 tahun ini yaitu pada tahun 2016, 2017 dan 2018 yaitu, pada tahun 2016 terjadi sebanyak 252 gempa bumi, pada tahun 2017 terjadi sebanyaak 431 kali gempa bumi dan sebanyak  278 kali gempa bumi sampai pada bulan Oktober 2018 (Data BMKG Kepahiang). Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode surve dengan menggunakan data penelitian primer dan sekunder. Hasil penelitian : (1).Pada pemahaman mitigasi bencana gempa bumi pada zona tinggi berada pada tingkat pemahaman sangat kurang dengan jumlah siswa sebanyak 58 orang siswa dengan 42 persen. ((3). Pemahaman mitigasi dengan pembelajaran geografi yang terjadi pada zona tinggi memiliki faktor pengaruh sebesar 55,4 %.

References

Arjana, I Gusti Bagus. 2011. Pendidikan Geografi dalam Strategi Antisipasi Bencana Alam di Indonesia. Pidato Pengukuhan Guru Besar. Kupang. Tidak diterbitkan.
Banowati, Eva. 2006. Membangun Pembelajaran Bermakna. Makalah. Semarang: Seminar Internasional Hispisi.
Depdiknas. 2002. Kurikulum Berbasis Kompetensi. Jakarta: Puskur, Balitbang Depdiknas
Citra, Fevi Wira. 2012. Peranan Pembelajaran Geografi Dalam Memahami Wilayah Bencana Di Kota Bengkulu . Gea, Jurnal Pendidikan Geogra?, Volume 12, Nomor 2, Oktober 2012, halaman 61-7020.
http://referensi.data.kemdikbud.go.id/index11.php?kode=266000&level=2
Iskandar. 2009. Metode Penelitian Pendidikan dan Sosial (kuantitatif dan kualitatif). Jakarta:Gaung Persada pers.
Keputusan Mentri Dalam Negeri RI No. 131 Tahun 2003 Tentang Mitigasi Bencana
Maryani, Enok. 2005. Pendidikan Geografi (Ilmu dan Aplikasi Pendidikan). Bandung: UPI Perss.
Nana Syaodih. 2007. Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: PT Tarsito.
Peta Kawasan Rawan Bencana Gempa Bumi Lembar Bengkulu, Sumatera. 2013. Bandung
Peta Republik Indonesia Lembar Bengkulu.
Stasiun Meteorologi dan Klimatologi 2008. Bengkulu
Sudjana dan Ibrahim. 2004. Penelitian dan Penilaian Pendidikan. Bandung: Sinar Baru Algensinso.
Sumaatmadja, Nursid. 1988. Studi Geografi, Suatu Pendekatan Analisa Keruangan, Bandung : Alumni.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Pendidikan Nasional
UU No. 24 tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana.
Published
2020-06-30
How to Cite
CITRA, Fevi Wira; EDWAR, Edwar; SUGANDI, Warsa. Tingkat Pemahaman Peserta Didik Pada Wilayah Rawan Bencana Gempa Bumi Zona Tinggi Di Kota Bengkulu. Jurnal Georafflesia: Artikel Ilmiah Pendidikan Geografi, [S.l.], v. 5, n. 1, p. 33-39, june 2020. ISSN 2615-4781. Available at: <https://journals.unihaz.ac.id/index.php/georafflesia/article/view/1348>. Date accessed: 27 oct. 2020. doi: https://doi.org/10.32663/georaf.v5i1.1348.
Section
Articles

Most read articles by the same author(s)

Obs.: This plugin requires at least one statistics/report plugin to be enabled. If your statistics plugins provide more than one metric then please also select a main metric on the admin's site settings page and/or on the journal manager's settings pages.