EVALUASI PELAKSANAAN PROGRAM LOMBA DESA WISATA PROVINSI BENGKULU
(Studi kasus di Kabupaten Kepahiang)
DOI:
https://doi.org/10.32663/8mnnfx65Keywords:
Evaluasi, Desa Wisata, Pariwisata, Model CIPP, Kabupaten KepahiangAbstract
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi efektivitas Program Lomba Desa Wisata di Kabupaten Kepahiang dengan menggunakan model CIPP (Context, Input, Process, Product). Penelitian ini menerapkan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap 12 informan yang terdiri dari pihak Dinas Pariwisata, kepala desa, dan pengurus Pokdarwis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada aspek context, program ini sesuai dengan kebutuhan pengembangan pariwisata daerah dan potensi lokal yang dimiliki desa. Dari aspek input, kebijakan dan dukungan kelembagaan cukup baik, namun masih terdapat keterbatasan sumber daya manusia serta sarana dan prasarana penunjang. Pada aspek process, pelaksanaan program sudah berjalan sesuai prosedur, tetapi pendampingan dan monitoring pasca-lomba masih minim. Dari aspek product, program berhasil meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap potensi wisata dan mendorong partisipasi lokal, meskipun dampak ekonomi dan keberlanjutan belum optimal. Secara keseluruhan, program ini dinilai cukup efektif dalam mendorong pengembangan desa wisata, namun perlu ditingkatkan melalui penguatan kapasitas SDM, pendampingan berkelanjutan, serta promosi dan kolaborasi antar pemangku kepentingan agar manfaat program dapat berlangsung secara berkelanjutan.

