ASPEK BIOLOGI Tor spp di SUNGAI KETAHUN BENGKULU UNTUK MENDUKUNG USAHA KONSERVASI DAN DOMESTIKASI

  • Firman Firman Universitas Prof.Dr. Hazairin,SH
  • Suharun Martudi Universitas Prof. Dr. Hazairin, SH
  • Zulkhasyni Zulkhasyni Universitas Prof. Dr. Hazairin, SH
  • Mardhani Mardhani Universitas Prof. Dr. Hazairin, SH
  • Jaya Umbara Universitas Prof. Dr. Hazairin, SH

Abstract

Tor spp populer dengan nama baku tambra, tetapi orang-orang di provinsi Bengkulu menyebutnya sebagai ikan putih, Ikan ini merupakan salah satu ikan air tawar yang terancam punah, sehingga perlu dilestarikan baik melalui konservasi maupun dengan domestikasi. Selain itu status taksonomi Tor spp masih bermasalah dan kontroversial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui beberapa aspek biologi ikan seperti Jenis, Seksualitas, karakter meristik serta hubungan panjang berat dan faktor kondisi relatif dari Tor spp di Sungai Ketahun Bengkulu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Jenis marga Tor spp yang tertangkap  di sungai Ketahun adalah  Tor tambroides dan Tor douronensis. Secara visual karakter meristik  kedua jenis ikan ini terlihat sangat mirip. Tor tambroides dan Tor douronensis jantan berukuran tubuh kecil, warna tubuh cemerlang, sedangkan betina berukuran tubuh  besar, menggembung dan berwarna kusam. Pola pertumbuhan Ikan Jenis Tor douronensis dengan koofisien regresi 3,159 dan Jenis Tor tambrodes dengan koofisien regresi 2,907 cenderung isometrik.  Hubungan panjang berat kedua jenis marga tor tersebut sangat kuat dan nyata dengan Koofisien determinasi (R2) keduanya sebesar 0,97.  Faktor kondisi relatif Tor tambrodes (1,8) lebih tinggi dibandingkan Tor douronensis (0,9).

Downloads

Download data is not yet available.

References

Effendi. (2002). Biologi Perikanan. Penerbit Yayasan Nusatama. Yogyakarta
Firman. (1997). Studi Ekologi Labeobarbus douronensis (C.V.) di Danau Tes Bengkulu, Tesis. Program Pasca Sarjana Universitas Andalas, Padang. 104 halaman
Froese, R. (2006). Cube law, condition factor and weight length relationship: history, meta-analysis and recommendations. Journal of Applied Ichthyology, 22: 241-253.
Haryono dan Tjakrawidjaya, A.H. (2006). Morphological study for identification improvement of tambra fish (Tor spp.: Cyprinidae) from Indonesia. Biodiversitas 7 (1):59-62
Haryono, Subagya, J. dan Asih, S. (2007). Domestikasi ikan Tambra (Tor tambroides) yang sangat langka dan mahal untuk pemanfaatan berkelanjutan. Laporan Akhir. Pusat Penelitian Biologi, LIPI. 61p.
Jennings, S., Kaiser, M.J., Reynolds, J.D. (2001). Marine Fishery Ecology. Blackwell Sciences, Oxford
Kiat, Ng Chee. (2004). The Kings of The Rivers Mahseer in Malayasia and The Region. Inter Sea Fishery. Selangor Malaysia. 170p
Kottelat, M., Whitten, A.J., Kartikasari, S.N. and Wiryoatmodjo, S. (1993). Freshwater Fishes of Western Indonesia and Sulawesi. Singapore; Periplus Editions Limited.
Muchlisin, Z.A., Musman, M. Siti-Azizah, M.N. (2010). Length-weight relationships and condition factors of two threatened fishes, Rasbora tawarensis and Poropuntius tawarensis, endemic to Lake Laut Tawar, Aceh Province, Indonesia. Journal of Applied Ichthyology, 26: 949-953.
Rachmatika, I dan Haryono. (1999). Ikhtiofauna dan pengembangan perikanan di Taman Nasional Bentuang Karimun Kalimantan Barat. Dalam Herwasono, H (ed) Prosiding Rencana Pengelolaan Taman Nasional Bentuang Karimun. Jakarta WWF-IP, PHPA dan ITTO, Jakarta.
Rahardjo M.F, Simanjuntak, C.P.H. (2008). Hubungan panjang bobot dan faktor kondisi ikan tetet, Johnius belangerii Cuvier (Pisces: Scianidae) di perairan Pantai Mayangan, Jawa Barat. Jurnal Ilmu-Ilmu Perairan dan Perikanan Indonesia 15 (2): 135-140
Robert, T.R., (1998). Fish of cyprinid genus Tor in the Nam Theun Watershed (Mekong Basin) of Laos, with description of a new species. The Raffles Bulletin of Zoology, 47(1):225-236
Saanin, H. (1989). Taksonomi dan Kunci Dentifikasi Ikan. Penerbit Bina Cipta, Bandung. 256p.
Sharifuddin. (2011). Ikhtiologi. Fakultas Kelautan dan Perikanan Unhas. Makasar
Silva D.S., Nguyen, Thuy T.T., Sing, Sih Yam., Ingram, B., Gooley, G. & Tinggi. D. (2007). Artificial propagation of empurau, Tor tambroides and Semah , Tor douronensis, Two species of Commercial and conservation value to Sarawak, Malaysia), Guildelines for genetic management and conservation. Malaysia. 17p
Sulastri, I. Rachmatika & Hartoto, D.I. (1985). Pola makan dan dan reproduksi ikan Tor spp. sebagai dasar budidayanya. Berita Biologi 3 (3): 84-91
Suparmono dan Yuda, I.G. (2012). Hubungan Panjang-Bobot dan Faktor Kondisi Relatif Berat Ikan Ikan Lumo (Labiobarbus ocellatus) dI Way Tulang Bawang. Prosiding Hasil Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Unila. Lampung. Halaman 102-107
Wahyuningsih, H. dan Barus, T.A. (2006). Buku Ajar Ikhtiologi. Universitas Sumatera Utara
Published
2020-11-22
How to Cite
FIRMAN, Firman et al. ASPEK BIOLOGI Tor spp di SUNGAI KETAHUN BENGKULU UNTUK MENDUKUNG USAHA KONSERVASI DAN DOMESTIKASI. Jurnal Agroqua: Media Informasi Agronomi dan Budidaya Perairan, [S.l.], v. 18, n. 2, p. 175-182, nov. 2020. ISSN 2598-4071. Available at: <https://journals.unihaz.ac.id/index.php/agroqua/article/view/1482>. Date accessed: 28 nov. 2020. doi: https://doi.org/10.32663/ja.v18i2.1482.

Most read articles by the same author(s)